post thumbail

6 Agustus, 2024

    FAKULTAS HUKUM UNWAHAS KKL SINGPURA-MALAYSIA

    Mahasiswa Fakultas Hukum melaksanakan kegiatan KKL ke Singapura – Malaysia 31 1– 4 Agustus 2024. KKL mahasiswa Fakultas Hukum pada kali ini mengunjungi Universitas International Islam Malaysia, Kedubes RI di Kualalumpur, Malaysia, Keduber RI di Singapura, dan beberapa tempat wisata. Tujuan KKL menambah wawasan mahasiswa antara teori dan praktek di lapangan sesuai dengan keilmuan, serta menambah pengetahuan di luar negeri sehingga dapat membandingkan antara materi teoritis yang ia dapat di bangku kuliah dengan keadaan nyata dunia kerja dan kondisi Pendidikan dan tenaga kerja diluar negeri, Ujar Dr. Mastur selaku Dekan.

    KKL pada kali diikuti sebanyak 120 mahasiswa , Dekan, Kaprodi dan 3 orang Dosen Pembimbing dan 2 orang panitia. Pada kunjungan hari pertama di Kedubes RI di Singapura dan diterima oleh atase Pendidikan dengan dikasih materi tentang                 “Tangkal Kejahatan Transnasional Kerjasama Indonesia Singapura” oleh Indra Fadhilllah Siregar Atase Polisi, yang menerangkan kejahatan transnasional dan bagiaman Singapura menjadi negara yang disiplin dan taat aturan hukum tanpa pandang bulu, semua sama di depan hukum.

    Kunjungan berikutnya di Universitas Islam International Malaysia . Dalam kunjungan ke UIIM para mahasiswa dijelaskan tentang Sejarah , Pengelola,  struktur oraganisasi, Fakultas dan prodi yang ada, Fasilitas-fasilitas dan para alumni. Pada saat kunjungan UIIM para mahasiswa diajak melihat -lihat fasiltas-fasilitas yang ada di Universitas International Islam Malaysia yang pada saat kunjungan masih musim libur semester.

    Peserta KKL juga malukkan kunjungan di Kedubes RI di Malasyia di Kualalumpur Dalam kunnjungan tersebut sekaligus penerjuanan KKN Internasional yang dilakukan di oleh berbagai Perguruan Tinggi dari Indonesia.Pejabat Kedubes RI menyampaikan materi tentang pentinnya para migran Idonesia mendapat perlindungan hukum. Perlu perhatian juga para anak-anak migran yang tinggal di Malaysia secara illegal diperhatiakan pendidikannya karena masih banyak anak-anak migran yang tidak bis abaca tulis. Sehingga program KKN Internasional dibutuhkan bagi anak-anak migran kita yang ada dipedalaman untuk mengentaskan dari Buta huruf dan baca.

    Selain kunjungan-kunjungan tersebut KKL Fak Hukum Unwahas juga mengunjungi tempat temapat wisata seperti Batu Caves , Genting Higland , Pusat UKM , Menara Kembar, Merlion. (Humas FH)